Copyrights: https://moonunderwaterdotorg.files.wordpress.com/2014/01/lipogram-01.png

Sebuah Novel Tanpa Huruf E

Mungkin Anda akan sedikit mengernyitkan dahi saat membaca judul di atas. Apa maksudnya? Bagaimana bisa ada seseorang yang mengarang sebuah novel tanpa huruf E sama sekali di dalam plot ceritanya? Lalu apakah cerita tersebut dapat berjalan dengan semestinya walaupun tanpa menggunakan huruf E?

Nyatanya hal tersebut memang pernah terjadi di dunia ini. Adalah seorang warga negara berkebangsaan Amerika bernama Ernest Vincent Wright yang pada tahun 1939 menuliskan sebuah novel berjudul Gadsby. Berlandaskan sebuah keyakinan, ia menuliskan novel tersebut dengan sabar. Kesabaran tersebut pun membuahkan hasil, novel karyanya di kemudian hari menjadi sangat fenomenal karena keunikannya tersebut.

Gadsby menceritakan tentang revitalisasi kehancuran sebuah kota fiksi bernama Branton Hills yang diakibatkan oleh ulah sang tokoh sentral yang protagonis, John Gadsby. Dikisahkan bahwa Gadsby membentuk sebuah komplotan kriminal, dan bersama komplotan yang ia pimpin tersebut, John Gadsby melakukan serangkaian tindakan-tindakan destruktif terhadap kota Branton Hills.

Sebuah cerita yang cukup simple sebenarnya. Walaupun begitu, sang penulis tetap menyisipkan adegan-adegan serta dialog  yang cukup kaya makna serta inspiratif bagi yang membacanya. Menurut sumber dari Wikipedia, disebutkan bahwa novel Gadsby memiliki jumlah karakter sebanyak 50.000 kata. Dan meskipun tidak memiliki huruf ‘E’ sama sekali, novel tersebut tetap enak untuk dibaca.

Lipogram

Sebenarnya, teknik penulisan sebuah sastra dengan maksud sengaja ingin menghilangkan salah satu huruf tertentu itu dinamakan Lipogram. Gaya menulis tersebut pulalah yang kemudian turut dipopularkan oleh Ernest Vincent Wright. Jika kata Lipogram terasa asing di kuping Anda, namun saya berani bertaruh bahwa sebenarnya Anda sering melihat atau mendengar contoh tehnik penulisan Lipogram.

the quick brown fox jump over the lazy brown dog

Yup, kata tersebut lazim kita lihat sebagai frase untuk latihan mengetik, dimana seluruh kalimatnya menggunakan huruf A sampai dengan Z. Namun bedanya disini, kata tersebut diatas telah menghilangkan satu huruf [S], dimana kata jumps sebagai kata plural diganti menjadi kata tunggal.

Di dalam teknik penulisan sebuah Lipogram, huruf yang paling sering dihindari adalah huruf hidup [vowel] seperti huruf konsonan A-I-U-E-O dimana huruf-huruf tersebut memang seringkali digunakan dalam ejaan berbahasa Inggris. Dan huruf yang paling jarang digunakan, yang memiliki tingkat kesulitan rendah, adalah huruf mati.

Jadi bagaimana? Anda tertarik untuk membuat sebuah karya sastra menggunakan teknik Lipogram seperti Mr. Ernest tersebut? Selamat mencoba!

 

Total 0 Votes
0

Tell us how can we improve this post?

+ = Verify Human or Spambot ?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*